«

»

Jul 13

Cagar Alam Hutan Pinus Janthoi

back to NAD conservation


Lihat Peta Lebih Besar

Unit Pelaksana Teknis : BKSDA Aceh
Propinsi : Aceh
Kabupaten : Aceh Besar
Luas (Hektar) : 8.000,00
No. SK : Menhut No.168/Kpts-II/1984
Tanggal SK : 10 Maret 1984

KEADAAN FISIK KAWASAN

Cagar Alam Janthoi ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 186/Kpts-II/1984 tanggal 4 Oktober 1984 seluas 8.000 hektar dengan batas: Sebelah Selatan Hutan Lindung, sebelah Timur Hutan Lindung, sebelah Barat Hutan Lindung, sebelah Utara Desa Jalien, Desa Boeing.

Secara administratif pemerintahan terletak pada Propinsi Daerah Istimewa Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Seulimun, Desa Blang Lebou, Blang Bhoeng, Blang Awe. Secara Administrasi Kehutanan terletak pada Dinas Kehutanan Tingkat I Propinsi Daerah Istimewa Aceh, Cabang Dinas Kehutanan Aceh Besar, BLPH Seulimun, RPH Seulimun.

Sejarah

Latar belakang penunjukan adalah merupakan hutan pinus strain (pinud merkusi) serta merupakan habitat berbagai jenis satwa yang dilindungi.

POTENSI BIOTIK KAWASAN

  • Flora; Pinus (Pinus merkusii), Mampre (Pongomia pinnata), Jambu air (Eugenia sp), Gleum (Melaleuca leucadendron), Bremen (Anisoptera mengistorcarpa), Sampang (Lvodia sp), Ara (Ficus sp), Damar (Shorea sp), Medang (Litsea sp), Kayu hitam (Diospyros sp), Beringin (Ficus benyamina), Meranti (Shorea sp), Kandis (Carcenia sp), Rambutan hutan (Nephelium mutabilae), Tampu (Macaranga triloba), Ketapang (Terminalia catappa), Medang ara (Artocarpus altissima), Lukup (Mangifera indica), Tampang (Artocarpus sp), Lawang (Cinnamomum javanicum), Semiran (Shorea kuntlei), Anang (Sterculia sp), Jenarai (Aporosa falcifera), Kerakau (Polyaltia sp), Rengen (Alangium ridleyi), Merbau (Instia palembanca).
  • Fauna; Siamang (Hylobates syndactylus), Owa (Hylobates lar), Macan dahan (Neofelis nebulosa), Kucing Hutan (Felis bengalensis), Rusa (Cervus unicolor), Kijang (Muntiacus muntjak), Kancil (Tragulus javanicus), Napu (Tragulus napu), Gajah (Elephas maximus), Kambing Hutan (Carpricornis sumatrensis), Beruang (Helarctos malayanus), Trenggiling (Manis javanica), Kukang (Nycticebus coucang), Kuao (Argusianus argus).

AKSESIBILITAS

Dari Banda Aceh (Ibukota Propinsi – Janthoi (Kabupaten) berjarak 50 Km dari Janthoi ke Kawasan Cagar Alam 9 Km dengan kendaraan darat. Waktu kunjungan terbaik pada bulan Januari s/d Juni (musim kemarau) untuk menikmati pemandangan/panorama yang indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− nine = 0

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.